Minggu, 31 Oktober 2010

Cara kerja LED, CRT, LCD Dan Generasi Printer beserta Cara kerjanya

Cara kerja monitor

Prinsip kerja monitor konvensional, monitor CRT (Cathode Ray Tube), sama dengan prinsip kerja televisi yang berbasis CRT. Elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya.
Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.
Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.
Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.
Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur.
Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya kita dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atau monitor.
Monitor Cathode Ray Tube (CRT)
Monitor dengan tabung kaca yang menggunakan CRT (cathode ray tube)mengalami perkembangan, dari monitor bentuk cembung menjadi monitord engan teknologi FST (flatter square tube), yaitu teknologi tabung dengan bentuk lebih persegi dan datar.

Berdasarkan video adapternya, monitor CRT dibedakan menjadi 4 jenisseperti berikut.
1.MDA (MONOCHOME DISPLAY ADAPTER)
Monitor dengan tampilan teks dan satu jenis warna, seperti merah,hijau, atau biru.Terdapat dua type.i.Tipe TTL dengan resolusi 720 x 350 pixelii.Tipe CGA dengan resolusi 640 x 200 pixelSetiap karakter mempunyai kerapatan 7 x9 titik untuk tipe TTL.
2.CGA (COLOR GRAPHICS ADAPTER)
Monitor berwarna yang pertama kali diproduksi oleh IBM tahun 1981.Sudah mengenal teks dan grafik dan memiliki 16 warna.Resolusi grafik 320 x 200 pixel.Setiap karakter mempunyai kerapatan pixel 7 x9 titik.
3.EGA (ENHANCED GRAPHICS ADAPTER)
Monitor berwarna, diproduksi tahun 1981, bersamaan dengan keluarnyaIBM PC AT.Memiliki 46 warna.Resolusi grafik 640 x 340 pixel.Setiap karakter mempunyai kerapatan pixel 7 x 9 titik.
4.VGA (MONITOR GRAPHICS ARRAY)
Monitor berwarna,diproduksi oleh IBM tahun 1986 bersamaan dengan IBMPS/2.Memiliki 256 warna.Resolusi 720 x 400 pixel.Setiap karakter mempunyai kerapatan 9 x 16 titik.
Teknologi Layar DatarTeknologi layar CRT datar dikenal dengan teknologi FST (flatter squaretube), terdiri dari dua tipe yang bentuk keduanya ’serupa tapi taksama’.Jenis lain teknologi layar CRT datar adalah kombinasi dari monitortradisional CRT cembung dengan teknologi shadow mask, yang menghasilkan layar datar dengan gambar yang tajam. Ada fasilitas tambahan untuk mendukung kinerja monitor CRT datar tersebut. Diantaranya, fasilitas light frame untuk menciptakan sejumlah window cerah pada tampilan monitor, software untuk penyelaras warna-warnayang bisa dilihat di layar dengan hasil print out-nya, fasilitas konektor D-SUB yang menghubungkan graphics card, dan konektor BNC untuk menghasilkan kualitas gambar.
Cara kerja monitor CRT
Dalam tabung sinar katoda, electron – electron secara hati–hati diarahakn menjadi pancaran, dan pancaran ini didefleksi oleh medan magnetic untuk menscan permukaan diujung pandan (anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisi atau rate earth). Ketika electron menyentuh material pada layar ini, maka electron akan menyebabkan timbulnya cahaya.

Monitor LCD (Liquid CrystalDisplay)

Monitor LCD (Liquid Crystal Display) merupakan jenis layar datar TFT(thin film transistor), sebagai evolusi teknologi yang pertama kali dalam tampilan alternatif.
komposisi utama pembentuk LCD adalah liquid crystal (LC) yang ditemukan pada tahun 1988 oleh ahli tanaman dari Austria bernama Friedrich Reinetzer. Namun, istilah LC baru diperkenalkan oleh ahli fisika Jerman bernama Otto Lehmann pada akhir ke-19.LC (liquid crystal) bersumber dari unsur zat padat dan cair dalam satu massa. Pada umumnya, yang digunakan sekarang berasal dari bahan polymer yang terdapat pada pasir pantai.
LCD atau Liquid Crystal Display bekerja dengan prinsip yang sama sekali berbeda dengan monitor CRT. Perbedaannya terletak pada cara cahaya pada layar dihasilkan. Bila monitor CRT menggunakan fosfor yang berpendar, teknologi LCD menggunakan kristal cair untuk menjebak cahaya yang masuk di dalamnya sehingga tetap menyala.
Secara sederhana, kristal cair diletakkan sedemikian rupa sehingga hanya cahaya tertentu yang mampu melewatinya. Arus listrik yang dilewatkan pada kristal tersebut akan membuat cahaya terjebak di antara kristal dan menghasilkan gambar yang bisa dilihat dengan mata manusia. Oleh karenanya, monitor LCD tidak mengenal refresh rate sebagaimana layar CRT, tetapi adaistilah response time, yakni waktu yang diperlukan oleh kristal untuk berada pada keadaan on atau off. Biasanya diukur dalam satuan milidetik.
Cara kerja monitor LCD
Secara Sederhana LCD (Liquid Crystal Display) terdiri dari dua bagian utama. yaitu Backlight dan kristal cair. Backlight sendiri adalah sumber cahaya LCD yang biasanya terdiri dari 1 sampai 4 buah (berteknologi seperti) lampu neon. Lampu Backlight ini berwarna putih.
cara LCD bisa menampilkan banyak warna : Disinilah peran dari kristal cair. Kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus cahaya dengan warna yang berbeda (jika anda masih ingat Pelajaran Fisika). Beberapa ratus cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Jadi jika beda sudut refleksi maka beda pula warna yang dihasilkan. Dengan memberikan tegangan listrik dengan nilai tertentu. Kristal cair dapat berubah sudutnya. Dan karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna. Kristal cair bekerja seperti tirai jendela. Jika ingin menampilkan warna putih kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang berwarna putih akan tampil di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam. Kristal Cair akan menutup serapat-rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight yang yang menembus (sehingga di layar akan tampil warna hitam). Jika ingin menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.
Contrast ratio Contrast Ratio adalah perbandingan tingkat terang (brightness) pada posisi paling putih dan paling hitam. Pada waktu kristal cair menutup serapat-rapatnya untuk menghasilkan warna hitam seharusnya tidak ada cahaya backlight yang menembusnya. Namun kenyataannya masih ada cahaya backlight yang bisa menembus kristal cair sehingga tidak bisa menampilkan warna hitam dengan baik. Inilah salah satu kekurangan LCD. Jadi semakin besar Contrast Ratio maka semakin bagus pula LCD dalam menampilkan warna. cara paling mudah untuk
mengetahui seberapa bagus Contrast Ratio LCD adalah dengan menampilkan warna hitam di layar. Jika warna hitam tersebut cenderung abu-abu maka masih ada sedikit cahaya backlight yang berhasil menembus kristal cair.
Response Time Kristal cair pada LCD bekerja dengan cara membuka dan menutup layaknya tirai. Proses buka tutup ini berlangsung sangat cepat (mengikuti pergerakan gambar di layar). Karena itulah ada istilah Response Time di LCD. Response Time adalah waktu yang diperlukan untuk berubah dari posisi kristal cair tertutup rapat (waktu menampilkan warna hitam) ke posisi kristal cair terbuka lebar (waktu menampilkan warna putih). Jadi semakin cepat response time maka semakin baik. Response Time yang lambat akan menimbulkan cacat gambar yang disebut ghosting atau jejak gambar. Biasanya pada objek yang bergerak cepat dan menimbulkan jejak gambar seperti beberapa bujur sangkar yang terlihat seperti persegi.

Printer

Printer; untuk membuat cetakan pada kertas
Teknologi Pencetakan/Printer:
1. Impact
2. Thermal
3. Ink-Jet
4. Laser
5. Multifungsi
DotMatrix,Deisy Whell,Line Printer


Printer Thermal

Printer thermal memerlukan kertas berlapis lilin/parafin dan panas yang akan membakar titik-titik pada kertas tersebut
Untuk cetakan hitam/putih tidak memerlukan kertas berlilin
Menghasilkan cetakan berwarna berkualitas tinggi
Harganya sangat mahal, harga kertas mahal
Manfaat: mencetak foto,cover CD dan cetakan exlusive

Printer Ink-Jet

Perinter yang memberikan cetakan dengan cara menyemprotkan titik-titik tinta yang bermuatan listrik ke kertas cetakan.
Printer Injet sering disebut Bubble Jet/DeskJet
Dapat menghasilkan cetakan berwarna/hitam putih
Harga lebih murah dibandingkan Laser
Kualitas kecepatan cetakan lebih rendah dibanding laser
Dapat mencetak dengan kertas biasa/plastik untuk presentasi
Tidak menimbulkan noise
Biaya operasional lebih tinggi
Tinta Yang digunakan mudah larut pada air
Memerlukan kehati-hatian pengisian catrige (tempat mengisi tinta)

Printer Laser

Harga relatif mahal
Printer untuk PC memiliki kecepatan 4-25 halaman/menit
Untuk mainframe memimilki kecepatan 229 halaman/menit
Printer laser sering disebut Printer Postscript (bahasa printer yang dikembangkan oleh adobe system yang memungkinkan tulisan di skalakan/ dapat diputar)




Prinsip kerja...


Printer Multifungsi
Printer Multifungsi; printer yang memiliki fungsi tambahan seperti sebagai mesin fotocopy,scanner dan mesin fax
Dapat menghemat biaya
Kelemahan; bila rusak maka fungsi tambahan sering ikut mengalami kerusakan
Printer Multifungsi


Cara Kerja Printer
Cara Kerja Printer Tergantung pada type dari printer, maka ada printer yang bisa mencetak semua karakter pada satu baris kertas secara langsung dan ada yang mencetak karakter demi karakter.
Untuk type pertama harus ada print wheel (lingkaran di mana pada permukaannya ada karakter-karakter seperti angka, huruf dan lain-lain spesial karakter) sebanyak jumlah yang bisa dicetak pada satu baris, misalnya:
Pada suatu saat bila data diterima dari storage, maka 120 print wheel tersebut ke arah kertas printer.
Antara print wheel dan kertas printer terdapat pita bertinta kertas printer dan di belakang kertas ada palu, yang akan memukul ke arah kertas printer, sehingga karakter dari 120 print wheel akan tercetak pada satu baris di kertas printer secara sekaligus.

Untuk type kedua harus ada satu print chain (lingkaran seperti rantai yang permukaannya ada karakter-karakter) yang bisa berputar horizontal letaknya di belakang kertas printer.
Di depan kertas printer terdapat palu-palu sejumlah banyaknya karakter yang bisa di cetak pada satu baris. Antara palu-palu dan kertas ada pita bertinta.
Pada saat data-data diterima dari storage, maka satu demi satu karakter akan dicetak pada baris tersebut. Caranya bila karakter pada ptint chain yang sesuai tiba pada posisi yang dikehendaki, maka palu pada posisi itu akan bergerak memukul sehingga karakter akan tercetak pada tempatnya.

Printer termasuk alat yang bekerja lambat karenanya dihubungkan ke storage melalui byte multi-plexer channel.
Kecepatan printer rata-rata untuk type pertama adalah 150 sampai 1000 baris per menit, sedangkan type kedua bisa mencapai 2000 baris per menit. Tergantung pada model dan typenya maka tiap-tiap printer akan mempunyai perbedaan dalam kecepatan dan banyaknya karakter yang bisa dicetak pada satu baris.

Plotter
Plotter; piranti keluaran yang dapat menghasilkan grafik/gambar dengan kualitas tinggi/warna
Sering digunakan untuk membuat peta, gambar arsitektur, ilustrasi 3 dimensi dan berukuran lebih besar dari printer.
Jenis Plotter berdsarkan prinsip kerja; Plotter Pena, Plotter Elektronis dan Plotter Thermal
Perkembangan Plotter; Plotter Pemotong dan Plotter Format Lebar

Plotter




Plotter Pena
Memiliki 1 pena/sejumlah pena berwarna-warni untuk menggambar pada kertas/plastik transparan
Tidak membuat keluaran yang berbentuk pola titik-titik tetapi berbentuk garis kontinyu
Plotter Elektrostatis
Kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja, output yang dihasilkan seperti mesin fotocopy dengan memberi tegangan listrik pada kertas.
Tegangan listrik akan menarik tinta untuk melekat pada kertas, tinta kemudian dicairkan dengan pemanasan
Output cetakan tidak terlalu bagus tetapi kecepatan cetak lebih tinggi
Plotter Thermal
Menggunakan Pin yang dipanasi secara elektronis
Pin yang telah dipanasi dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas sehingga berbentuk gambar
Manfaat; dapat mencetak pada kertas/film buram
Plotter Pemotong
Plotter yang sekaligus dapat memlotong vinyl, karet, gabus dll
Manfaat; pada industri sepatu, pakaian, untuk memotong pola/bahan sekaligus.
Plotter Format Lebar
Manfaat; digunakan oleh perusahaan grafis, karena dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar
Teknologi yang digunakan seperti Ink-Jet/Plottter Thermal

Jumat, 22 Oktober 2010

CPU-Z

ini pelajaran yang saya dapat saat pembelajaran sistem komputer tentang konfigurasi CPU-Z, apa itu CPU-Z... ini dia CPU-Z

CPU-Z Banyak pengguna komputer yang belum mengetahui spesifikasi komputer
miliknya- teknologi dan jenis prosesor, atau memori, padahal informasi tersebut sangat
penting saat mereka ingin meng upgrade beberapa komponen komputer.
Dengan CPU-Z, kita bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai komputer
dengan cara yang mudah. Aplikasi ini bisa dijalankan langsung, tanpa instalasi.

Begitu dijalankan, CPU-Z bakal menampilkan informasi mengenai semua
komponen yang terpasang di komputer. Di tab [cache], CPU-Z menampilkan informasi
detail mengenai cache prosesor. Pada tab [motherboard], kita bisa melihat informasi
mengenai motherboard, BIOS, dan kartu VGA.

Informasi mengenai memori, speed dan latency, serta modus kerjanya (single
channel atau dual channel) bisa ditilik di tab [memory]. Sedangkan tab [SPD]
menampilkan informasi mengenai produsen modul memori dan timing memori secara
default.

dalam CPU-Z Terdapat TAB-TAB di dalamnya, di bawah ini akan di jelaskan beberapa TAB dalam CPU-Z

TAB CPU:

Processor
Processor atau lebih dikenal dengan Central Processing Unit merupakan otaknya
komputer. Fungsi Processor adalah menjalankan program-program yang disimpan
dalam memori utama (main memory) dengan cara mengambil instruksi, menguji
instruksi tersebut, dan menjalankaninstruksi satu demi satu atau fungsinya adalah
menghitung, melakukan operasi logika, mengelola aliran data dengan membaca aliran
data dengan membaca instruksi dari memori dan mengeksekusinya. Eksekusi processor
dituntun clock. Clock membangkitkan pulsa ke processor; pada tiap tik pulsa clock
processor melakukan proses kerja.
Processor terdiri dari tiga komponen, yaitu :
1. Control Unit (CU), berfungsi mengendalikan operasi yang dilaksanakan sistem
komputer.
2. Arithmetic Logical Unit (ALU), berfungsi melakukan operasi aritmatika dan logika.
3. Register-register, berfungsi sebagai memori utama yang bekerja sangat cepat
sebagai tempat operan-operan dari operasi yang akan dilakukan.
Komponen-komponen itu dihubungkan oleh sebuah bus. Bus ada tiga macam yaitu :
Bus Alamat (Addres Bus), Bus Data (Data Bus), Bus Kendali (Control Bus).
Processor dapat dibedakan dari perbedaan jumlah data bus-nya. Misalnya pada
processor 8 bit, itu berarti processor tersebut memiliki 8 data bus.
Ada beberapa produsen processor untuk PC, seperti Intel, AMD, Cyrix, dan Winchip
IDT.

Instructions : MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, EM64T
1.MMX
Sebenarnya MMX adalah sebuah teknologi hasil karya perusahaan Intel. Pada awalnya,
istilah MMX dikabarkan merupakan kependekan dari MultiMedia eXtension atau Multiple
Math atau Matrix Math eXtension. Namun pihak Intel secara resmi menolak pengertian
tersebut, dan mengatakan bahwa MMX bukan singkatan apapun juga. MMX adalah
trademarked (cap/merk dagang) Intel, yang mengandung pengertian atas peningkatan
prosesor dalam kompresi & dekompresi video, manipulasi gambar, enkripsi,
pemrosesan Input/Output.
MMX memang sebuah teknologi yang secara lengkap disebut dengan nama Intel MMX
Technology. MMX merupakan sebuah perluasan instruksi mikroprosesor yang
membantu proses perhitungan pada beberapa aplikasi, yaitu aplikasi multimedia, game,
editor gambar dua dimensi, kompresi/ dekompresi, enkripsi, dan aplikasi lainnya.
Multimedia adalah penggabungan atau penyajian teks, suara, gambar, animasi dan
video dengan menggunakan tool (alat bantu) dan link (koneksi) agar pengguna
komputer dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia
banyak digunakan untuk game dan dunia hiburan. Tetapi, belakangan ini sering
dimanfaatkan juga untuk pengajaran dan pelatihan (pendidikan) dan untuk dunia
bisnis, misalnya media untuk menampilkan profil perusahaan, profil produk, media
promosi dan sebagaimya.
Teknologi MMX dirancang dan dipatenkan oleh Intel Corporation. Diperkenalkan
pertama kali pada bulan Januari tahun 1997 yang diterapkan pada prosesor Pentium
yang kemudian disebut dengan istilah „Pentium with MMX Technology‟. AMD pun
tanggap terhadap pemunculan teknologi ini, dan mulai mengadopsinya untuk
dimasukkan ke dalam prosesor produk berikutnya. Pada saat itu, dalam hal teknologi,
AMD memang kalah dibanding Intel.
MMX sendiri sebenarnya adalah sekumpulan instruksi SIMD. Dengan penerapan SIMD,
memungkinkan chip prosesor mengeksekusi perintah-perintah yang berulang-ulang
atau yang paralel secara cepat, terutama ketika prosesor menjalankan perintah yang
berhubungan dengan video, audio, grafik, dan animasi. Secara teknis, dijelaskan bahwa
ke dalam rancangan teknologi MMX ini, Intel menambahkan delapan register baru ke
dalam arsitektur prosesornya. Register tersebut adalah MM0 hingga MM7.
Kenyataannya, register baru ini adalah nama lain dari stack register FPU x87 yang
sudah ada.
SIMD kependekan dari Single Instruction Multiple Data. Salah satu perusahaan pembuat
prosesor yang secara luas telah menerapkan SIMD adalah Intel Corporation. Intel
memanfaatkan SIMD ini dalam teknologi MMX, ciptaannya. Teknologi MMX sendiri lebih
banyak berperan dalam peningkatan/perbaikan aspek multimedia. Cara kerja SIMD
dapat diilustrasikan sebagai berikut:
Misalkan ingin mengubah jelas-tidaknya (gelap-terangnya) suatu gambar yang tampil pada layar monitor, salah satu caranya adalah mengatur/mengubah nilai brightness- nya. Pengubahan nilai brightness, berarti melibatkan pengubahan nilai tiga warna dasar, yaitu merah, hijau, dan biru, karena warna gambar pada layar monitor selalu ditentukan oleh porsi perpaduan ketiga warna ini.
Nilai ketiga warna tersebut akan dibaca dari memori. Nilai-nilai inilah yang akan diubah,
ditambah atau dikurangi, sehingga diperoleh nilai baru yang kemudian ditulis balik ke
memori. Karena gambar ini disusun dari pixel, tentu datanya akan berjumlah banyak
berbentuk matriks atau vektor.
Prosesor SIMD akan menganggap data tadi satu blok. Prosesor SIMD akan memanggil
sejumlah data (satu blok data tadi) hanya dalam sekali instruksi. Cara semacam ini
dapat mengurangi waktu pemanggilan, dan lebih efisien dibandingkan harus memanggil
satu per satu dengan instruksi berkali-kali secara berseri (individual) dari data yang
ada, seperti ditunjukkan oleh desain prosesor tradisional. Perhatikan pula dua contoh
berikut:
o Cara pertama: Pemanggilan/instruksi berkali-kali secara seri, misalnya “Ambillah data
pixel ini, kemudian data pixel itu, kemudian data pixel berikutnya”
o Cara kedua: Dengan menggunakan prosesor SIMD, pemanggilan ini akan dilakukan
dengan instruksi tunggal, yaitu “Ambillah kumpulan pixel-pixel itu”. Kata kumpulanini
menyatakan variasi dari sekumpulan data ke sekumpulan data lagi.
Cara yang kedua dapat mengurangi waktu pemanggilan (hemat waktu) dibandingkan
cara pertama.
Set-set instruksi umumnya terdiri satu set penuh dari instruksi-instruksi vektor, seperti
perkalian, invers, dan lainnya. Hal ini sangat berguna, khususnya untuk pemrosesan
grafik tiga dimensi.
2. SSE, SSE2, SSE3, SSSE3
AMD terus mengembangkan teknologi 3DNow! Sementara itu, Intel terus
mengembangkan MMX-nya. Kurang lebih dua tahun kemudian, Intel menghasilkan
teknologi baru yang disebutnya SSE, yang merupakan hasil pengembangan dan
penyempurnaan dari teknologi MMX. SSE merupakan set pengembangan yang lebih
besar dari instruksi SIMD, dengan dukungan floating point 32 bit dan penambahan set
register-register vektor 128 bit, yang memudahkan operasi SIMD dan FPU (Floating
Point Unit) dalam waktu yang bersamaan.
Teknologi SSE diperkenalkan pertama kali pada bulan Februari 1999. Sampai sekarang, sebagian besar prosesor modern dilengkapi teknologi SSE. Teknologi ini oleh Intel juga dilisensikan ke perusahaan prosesor lainnya, misalnya ke AMD dan Cyrix/VIA.
Ke dalam SSE versi pertama, ditambahkan 70 instruksi baru yang digunakan untuk
pemrosesan grafik dan suara yang lebih baik daripada yang disediakan oleh instruksi
MMX. Selain menambahkan kemampuan kalkulasi pemrosesan MMX yang hanya dapat
menangani bilangan integer, SSE juga menambahkan kemampuan kalkulasi terhadap
bilangan floating-point, dan menggunakan unit SSE terpisah daripada menggunakan
FPU yang sama seperti yang terjadi pada MMX.
SSE dikembangkan lagi menjadi SSE2, yang juga mengembangkan instruksi-instruksi
MMX sehingga dapat beroperasi pada register XMM 128 bit. Pada saat itu, SSE dan
SSE2 merupakan teknologi eksklusif yang hanya terdapat pada prosesor Intel.
Teknologi SSE diterapkan pertama kali pada prosesor Intel Pentium III yang benama
sandi Katmai, sehingga sering juga disebut dengan nama Katmai New Instructions
(KNI). Keuntungan teknologi ini antara lain:
o Pencapaian resolusi yang lebih tinggi dan kualitas tampilan gambar yang lebih bagus
pada software-software grafis.
o Kualitas yang lebih tinggi untuk aplikasi multimedia, seperti encoding dan decoding
audio dan video MPEG2.
o Mengurangi beban kerja CPU untuk keperluan speech recognition.
o Meningkatkan akurasi serta respon yang lebih cepat ketika menjalankan aplikasi
speech recognition
SSE2 pertama kali diterapkan pada prosesor Pentium 4 yang diperkenalkan pada tahun
2001. Jika pada SSE memiliki 70 instruksi, maka pada SSE2 memiliki tambahan 144
instruksi baru.
Di sisi lain, sejak AMD merilis prosesor keluarga Atlon 64 ke pasaran, tidak lagi
mengembangkan teknologi 3DNow!. AMD kembali membeli lisensi SSE2 dari Intel.
Intel terus mengembangkan teknologinya, hingga pada tahun 2004, berhasil
menciptakan teknologi SSE3 yang merupakan perkembangan dari SSE2. SSE3 memiliki
13 tambahan instruksi baru SIMD, atau dengan kata lain SSE3 memiliki 13 instruksi
lebih banyak daripada SSE2. Tambahan instruksi baru tersebut digunakan untuk
membantu pemrosesan matematika yang kompleks, grafik, proses pengkodean video,
serta sinkronisasi thread. Teknologi SSE3 ini diberi nama sandi Prescott New Instruction
(PNI), pertama kali diterapkan dan diperkenalkan pada revisi prosesor Prescott
(golongan Pentium 4).
Pada bulan April 2005, AMD juga mulai mengaplikasikan SSE3 ke dalam prosesornya,
yaitu prosesor Athlon 64 revisi E nama core Venice dan San Diego. Selain prosesor
tersebut, akhirnya AMD juga mengaplikasikan teknologi SSE3 ke dalam prosesor-
prosesor lain yang diproduksi berikutnya. Prosesor-prosesor tersebut antara lain:
o Athlon 64 nama core Manchester, Toledo, Orleans. Lima
o Athlon 64 X2 nama core Manchester, Toledo, Windsor, Brisbane
o Athlon 64 FX nama core Toledo, Windsor, San Diego
o Opteron nama core Venus, Troy, Athens, Denmark, Italy, Egypt, Santa Ana, Santa
Rosa, Budapest, Barcelona
o Sempron nama core Palermo, Manila, Sparta, Brisbane
o Phenom nama core Toliman, Agena
o Turion 64 nama core Lanchaster, Richmon
o Turion 64 X2 nama core Taylor, Trinidad, Tyler
Dan sekarang, SSE3 telah dikembangkan menjadi SSSE3, dan diberi nama sandi Tejas
New Instruction (TNI) atau Merom New Instruction (MNI). Teknologi SSSE3 tersebut
sudah diterapkan pada prosesor yang menggunakan mikroarsitektur Intel Core,
misalnya pada prosesor Intel Xeon 5100 series yang merupakan prosesor kelas server,
dan prosesor Intel Core 2 untuk kelas desktop dan mobile. SSSE3 memiliki tambahan
16 instruksi baru yang bersifat diskrit.
SSE kependekan dari Streaming SIMD Extension
SSE2 kependekan dari Streaming SIMD Extension 2
SSE3 kependekan dari Streaming SIMD Extension 3
SSSE3 kependekan dari Supplemental Streaming SIMD Extension 3
3. EM64T
Intel EM64T (Intel® Extended Memory 64 Technology) memungkinkan prosesor untuk
berjalan dengan kode 64-bit baru dan untuk mengakses memory yang lebih besar,
yang memberikan performa grafis yang hebat dan kecepatan proses data yang lebih
tinggi. Aplikasi media digital mendapatkan keuntungan dari Intel EM64T pada proses
video dan audio kualitas tinggi dan dan juga 3D rendering.
Intel EM64T dibuat berdasarkan arsitektur AMD64. Perbedaan mendasar pada
keduanya adalah pada perintah-perintah spesifik yang hanya dimiliki oleh processor
Intel. Seperti teknologi Hyper-Threading (HT) atau instruksi SSE3.
IA64 adalah istilah yang digunakan oleh Intel pada arsitektur processor Intel Itanium
dan Intel Itanium 2. Berbeda dengan AMD64 dan Intel EM64T yang dibuat berbasiskan
arsitektur x86. IA64 hanya memiliki kompatibilitas dengan x86 yang terbatas.

Multiplier
Angka multiplier bekerjasama dengan bus speed menentukan berapa cepat sebuah CPU
dijalankan. Multiplier 4.5 dipasangkan dengan prosesor pada bus speed 100 MHz akan
menghasilkan kecepatan CPU 450 MHz (4.5 x 100). Hampir seluruh prosesor baru
keluaran Intel sudah dikunci pada multipliernya sehingga hanya bisa dijalankan pada
multiplier tertentu. Bus speed merupakan ukuran yang independen dan dapat diubah-
ubah sehingga 4.5x100 dan 4.5x103 akan menghasilkan sebuah CPU yang berjalan
pada kecepatan yang berbeda (dengan catatan CPU tersebut sanggup dijalankan pada
kecepatan tersebut).


Bus Speed
Kecepatan Bus. Jumlah alur yang mampu dilaksanakan oleh sebuah pemproses dalam masa second. Satuan waktu ini diukur dalam unit juta arahan second yang disebut juga sebagai megahertz (MHz) atau juta kitaran second dan kebanyakan komputer memiliki bus berkecepatan diantara 100 hingga 133MHz. Sebuah bus berupaya meningkatkan prestasi komputer tetapi ia biasanya terikat dengan kelajuan pemproses. Contohnya processor Celeron menggunakan bus 66MHz, Pentium !!! 100/133MHz

Pada Tab [Cache]

Cache
Mengetahui Teknologi 'Cache' Pada Prosesor
Jika kita perhatikan spesifikasi dari sebuah prosesor maka akan menemukan suatu
istilah yang dinamakan Cache. Apa itu Cache? Fungsi Cache ini memiliki peranan yang
cukup penting dalam menentukan kinerja sebuah komputer. Dengan mengetahui
teknologi Cache pada prosesor maka kita akan dapat meningkatkan performa komputer.


Cache dapat diartikan sebagai sebuah ruang pada prosesor yang berfungsi sebagai
'tempat penyimpanan data yang sering digunakan', efeknya performa komputer akan
bekerja lebih cepat. Semakin besar Cache sebuah prosesor maka semakin cepat
kinerjanya karena memberikan ruang penyimpanan yang lebih besar. Rata-rata
prosesor sekarang memiliki L2 Cache yang besar, antara 2 - 8 Mb, bahkan prosesor
Intel Core 2 Extreme QX9650 memiliki L2 Cache sebesar 12 Mb.Cache ini ada beberapa
jenis, mulai dari Cache 1 (L1 Cache), Cache 2 (L2 Cache) hingga Cache 3 (L3 Cache).
L1 Cache merupakan cache yang paling dekat dengan prosesor sehingga merupakan
cara tercepat untuk mengeksekusi data.Ketika kita sedang mengoperasikan komputer
maka data dari hardisk yang sering kita operasikan akan dipindahkan ke memori / RAM,
dan data dari memori / RAM ini akan dipindahkan juga ke Cache pada prosesor.
Perlu diketahui, jika dilihat dari segi waktu kecepatan akses yang dilakukan oleh
prosesor, data yang diambil dari hardisk merupakan yang paling lambat, diikuti oleh
memori / RAM, lalu ke L3 Cache, L2 Cache dan terakhir ke L1 Cache.Sebagai
perbandingan, waktu yang dibutuhkan oleh prosesor untuk mengakses data dari L2
Cache memiliki kecepatan 2 - 3 kali lipat bila dibandingkan dengan mengambil dari
memori / RAM. Oleh karena itulah teknologi Cache dalam prosesor memegang peranan
yang cukup penting dalam menentukan kecepatan akses data.

TAB Mainboard

Motherboard

Motherboard adalah circuit board utama pada PC, motherboard biasanya menjadi
tempat prosesor, BIOS, memori, interface storage, serial dan parallel port, slot
tambahan dan seluruh piranti yang berhubungan dengan device peripheral.

Chipset
Pengertian chipset

Secara fisik, chipset berupa sekumpulan IC kecil atau chips yang dirancang untuk
bekerjasama dan memiliki fungsi-fungsi tertentu. Pada sistem hardware komputer,
chipset ini bisa terdapat pada motherboard, card-card (kartu-kartu) ekspansi, misalnya
pada kartu grafis (video card), atau pada peralatan komputer lainnya. Fungsi chipset
pada motherboard tidak sama dengan chipset pada kartu-kartu ekspansi. Begitu pula
fungsi chipset pada peralatan komputer lainnya. Masing-masing memiliki fungsi sendiri yang bersifat spesifik. Chipset sebenarnya tidak selalu terdiri dari sekumpulan IC atau
sekumpulan chip, kadang-kadang dijumpai hanya terdiri dari sebuah chip saja.

Chipset pada video card berfungsi untuk mengontrol rendering grafik 3 dimensi dan
output berupa gambar pada monitor. Sedangkan chipset pada motherboard berfungsi
untuk mengontrol input dan output (masukan dan keluaran) yang mendasar pada
komputer. Perlu diketahui, bahwa yang dibahas pada bab ini difokuskan pada chipset
yang ada pada motherboard, bukan chipset yang ada pada komponen atau perangkat
komputer lainnya.

Lebih jelasnya, dapat dikatakan bahwa chipset yang biasa terdapat pada motherboard
berfungsi untuk mengatur aliran data dari satu komponen ke komponen lainnya.
Misalnya mengarahkan data dari CPU (prosesor) menuju kartu grafis (video card) atau
ke sistem memori (RAM), serta mengarahkan aliran data melalui bus PCI, drive IDE dan
port I/O. Pada kasus ini, dapat diibaratkan bahwa chipset seakan-akan berfungsi
sebagai polisi lalu lintas pengatur aliran data pada motherboard di sebuah PC (Personal
Computer).

Selain mengatur aliran data, chipset juga ikut menentukan piranti apa saja yang dapat
didukung oleh PC tersebut, serta turut menentukan kecepatan FSB (Front Side Bus),
bus memori, bus grafis, kapasitas serta tipe memori yang dapat didukung oleh
motherboard yang bersangkutan, dan menentukan standart IDE, juga tipe port yang
didukung oleh sistem.

Sebenarnya, lebih detail lagi dapat dijelaskan bahwa chipset tradisional pada
motherboard terdiri dari dua bagian, yaitu northbridge dan southbridge. Tugas-tugas
umum chipset seperti yang telah dijelaskan tadi, dibagi kepada kedua bagian chipset
tersebut. Masing-masing bagian chipset (northbridge atau southbridge) mempunyai
tugas sendiri-sendiri yang bersifat spesifik dan bekerja sesuai fungsinya.
Asal mula istilah northbridge dan southbridge

Pemunculan istilah northbridge dan southbridge berawal dari kebiasaan dalam
menggambar suatu bagan atau peta tentang arsitektur suatu komponen. CPU biasanya
diletakkan pada bagian atas (puncak) bagan. Pada suatu peta, bagian atas selalu
identik dengan arah utara. CPU kemudian dihubungkan dengan chipset melalui fast
bridge atau jalur penghubung cepat yang menyambung langsung di bagian atas unit
chipset. Itulah sebabnya bagian yang langsung berhubungan dengan CPU tersebut
disebut northbridge. Northbridge ini kemudian dihubungkan dengan bagian bawah unit chipset melalui slow bridge atau jalur penghubung yang lebih lambat. Unit chipset
bagian bawah ini kemudian disebut southbridge. Jika bagian atas menyimbolkan arah
utara, dengan sendirinya bagian bawah menyimbolkan arah selatan. Itulah sebabnya
disebut dengan istilah southbridge.

Tab [Memory]

Memory

Memory komputer bisa diibaratkan sebagai papan tulis, dimana setiap orang yang
masuk kedalam ruangan bisa membaca dan memanfaatkan data yang ada dengan
tanpa merubah susunan yang tersaji. Data yang diproses oleh komputer, sebenarnya
masih tersimpan didalam memory, dan dalam hal ini komputer hanya membaca data
dan kemudian memprosesnya.

Satu kali data tersimpan didalam memory komputer, maka data tersebut akan tetap
tinggal disitu selamanya. Setiap kali memory penuh, maka data yang ada bisa dihapus
sebagian ataupun seluruhnya untuk diganti dengan data yang baru.

Besar kecilnya komputer, ditentukan oleh besar kecilnya memory yang dimilikinya. Apabila komputer memiliki memory besar, maka kemampuan komputer dalam hal menyimpan data juga menjadi besar, demikian pula sebaliknya. Satuan data yang
tersimpan didalam memory dinyatakan dengan Byte, Kilo-byte, Mega-byte, ataupun
Giga-byte. Dalam hal ini, 1 Character = 1 byte.

Data yang akan diproses ataupun hasil pemrosesan komputer, disimpan didalam
internal memory. Disamping itu, internal memory juga digunakan untuk menyimpan
program yang digunakan untuk memproses data. Dengan demikian, kapasitas internal
memory harus cukup besar untuk menampung semuanya. Setiap data yang disimpan
akan ditempatkan dalam address (alamat) tertentu, sehingga komputer dengan cepat
dapat menemukan data yang dibutuhkan.

Apabila ada sebuah data yang masuk ke-address tertentu, dan pada address tersebut telah terisi dengan data yang lama, maka data yang baru akan menumpuk data lama. Dengan demikian, data lama akan tertumpuk/hilang, dan isinya akan diganti dengan data yang baru.

Dengan kemampuan dalam hal menyimpan data yang semakin meningkat, ternyata
harga memory juga semakin murah, dan bentuknya juga semakin kecil. Pada tahun
1950-an, harga sebuah memory yang dapat digunakan untuk menyimpan 2.500
character adalah 1 juta dolar. dan pada tahun 1990-an, harga memory untuk ukuran
tersebut, hanyalah 50-sen.
Pengertian internal memory terbagi menjadi:

Read Only Memory (ROM), berfungsi untuk menyimpan pelbagai program yang berasal
dari pabrik komputer. Sesuai dengan namanya, ROM (Read Only Memory), maka
program yang tersimpan didalam ROM, hanya bisa dibaca oleh para pemakai.
Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh
para pemakai untuk menyimpan program dan data.

ROM bisa diibaratkan sebuah tulisan yang sudah tercetak, dimana pemakai hanya bisa
melakukan pembacaan data yang ada didalamnya tanpa bisa melakukan perubahan
apapun pada tulisan yang ada. ROM biasanya berisi instruksi/program khusus yang bisa
digunakan pemakai untuk memanfaatkan komputer secara maksimal.

RAM berfungsi untuk menyimpan program dan data dari pemakai komputer dalam
bentuk pulsa-pulsa listrik, sehingga seandainya listrik yang ada dimatikan, maka
program dan data yang tersimpan akan hilang. ROM menyimpan program yang berasal
dari pabrik dalam bentuk komponen padat, sehingga tidak akan mengalami gangguan seandainya aliran listrik terputus. Isi RAM bisa dihapus oleh pemakai komputer, isi ROM
tidak.

Secara pisik, RAM berbentuk seperti sebuah chip yang sangat kecil, dan saat ini mampu
menyimpan data antara 8 MB hingga 32 GB. Apabila pemakai komputer ingin
menambah kapasitas memory yang dimilikinya, pemakai tinggal menambahkan chip
RAM pada tempat yang telah disediakan (chip-set).

Jika sebuah PC dinyalakan, program yang ada didalam ROM segera mencari lokasi yang
digunakan untuk menyimpan operating system apakah terdapat pada disket ataupun
harddisk. Jika diketemukan, maka OS ini segera dipindahkan kedalam RAM. Tahap ini
dikenal sebagai boot-up. Untuk selanjutnya, program-program aplikasi seperti misalnya:
Windows dan lainnya juga dipindahkan kedalam RAM, dan kini komputer siap
digunakan oleh pemakai.

Dengan demikian, semakin besar program-program yang digunakan, semakin besar
pula tempat yang harus disediakan oleh RAM. Pada gambar terlihat bagaimana
Windows dan sebuah paket program Office 2000 ditempatkan dalam sebuah RAM.

Secara prinsip, pengertian RAM terbagi menjadi: Input Area, tempat untuk menampung
data-data input yang akan diolah. Program Area, tempat untuk menampung program
yang akan dipergunakan untuk memproses data. Working Area, tempat untuk
menampung kegiatan pengolahan data yang akan dikerjakan. Output Area, tempat
untuk menampung hasil pengolahan data.

ROM biasanya berisi: Program BIOS (Basic Input Output System), program ini berfungsi
untuk mengendalikan perpindahan data antara microprocessor kekomponen lain yang
meliputi keyboard, monitor, printer dan lainnya. Program BIOS juga mempunyai fungsi
untuk self-diagnostik, atau memeriksa kondisi yang ada didalam dirinya. Program
Linkage/Bootstrap, bertugas untuk memindahkan operating system yang tersimpan
didalam disket untuk kemudian ditempatkan didalam RAM.

Misalnya, dengan memberi instruksi "SIMPAN" pada sebuah file MS-Word, maka sinyal
ini segera dikirm ke-operating sistem. OS segera memeriksa apakah file yang ada
benar-benar dapat disimpan, misalnya: nama file sudah benar, disket yang digunakan
tidak dalam posisi "read-only" dan sebagainya. Jika semua sudah benar, maka OS
segera menggerakkan peralatan yang ada untuk menyimpan file yang bersangkutan
dibawah pengawasan BIOS.


Tab [SPD]

Memory Slot Selection
Bandwidth

Bandwitdh adalah nilai yang menunjukkan banyaknya data yang dapat di-transfer dalam waktu satu detik. Satuan Bandwitdh adalah Mb/s. Bandwidth menunjukkan kinerja yang sesungguhnya dari RAM.
Secara teori Bandwith dapat dihitungkan menggunakan rumus sebagai berikut:
Bandwidth = Arsitektur x FSB

Umumnya pada RAM DDR, nilai FSB jarang dituliskan dan diganti dengan nilai
bandwidth-nya. Arsitektur RAM (DDR/DDR2) sendiri umumnya adalah 64-bit (atau 8
byte). RAM dengan mode Dual Channel berarti memiliki arsitektur 64-bit x 2 = 128 bit
atau 16-byte. Dual channel membuat bandwidth RAM menjadi dua kali lipat lebih besar.
Contoh :
DDR Visipro 256Mb PC266 sering ditulis sebagai PC2100 (Bandwidth dari PC266), hasil
perkalian dari 64-bit (8 byte) x 266 MHz = 2.128 MB/s ~ pembulatan jadi 2.100.
DDR Visipro 128Mb PC333 sering ditulis sebagai PC2700 (Bandwidth dari PC333), hasil
perkalian dari 64-bit (8 byte) x 333 MHz = 2.664 MB/s ~ pembulatan jadi 2.700.
DDR Visipro 512Mb PC400 sering ditulis sebagai PC3200 (Bandwidth dari PC400), hasil
perkalian dari 64-bit (8 byte) x 400 MHz = 3.200 MB/s.
DDR2 Visipro 1GB PC533 sering ditulis sebagai PC4200, hasil perkalian dari 64-bit (8
byte) x 533 MHz = 4.264 MB/s ~ pembulatan jadi 4.200.
DDR2 Visipro 1GB PC667 sering ditulis sebagai PC5300, hasil perkalian dari 64-bit (8
byte) x 667 MHz = 5.336 MB/s ~ pembulatan jadi 5.300.

Sabtu, 16 Oktober 2010

HARDWARE

MOTHERBOARD


Papan induk (motherboard) adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo.
Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.
Teknologi Gigabyte GA-EX58-EXTREME Menyambungkan
Mikroprosesor melalui salah satu dari:
• Socket
• Slots (pada motherboard yang lebih tua)
• menyolder langsung (pada motherboard yang berdedikasi dan tertanam sistem)
Utama memori melalui salah satu dari:
• Slots
• Socket untuk chip eksternal (pada motherboard lama)
• penyolderan chip individu langsung (pada motherboard tujuan khusus)
Peripherals melalui salah satu dari:
• Eksternal port
• Internal kabel
Kartu ekspansi melalui salah satu dari:
• PCI Express bus
• PCI bus
• AGP bus
• ISA bus (pada motherboard yang lebih tua)
• Lain-lain
Formulir faktor ATX
microATX
AT (pada motherboard yang lebih tua)
Baby AT (pada motherboard yang lebih tua)
Lainnya Common produsen ASUS
Gigabyte Technology
Intel
MSI
Foxconn
Lain-lain




VGA

VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.


RAM
Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.

Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.
Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.
Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.
Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.
Tipe umum RAM


Beberapa jenis RAM. Dari atas ke bawah: DIP, SIPP, SIMM 30 pin, SIMM 72 pin, DIMM, DDR DIMM.
• SRAM atau Static RAM
• NV-RAM atau Non-Volatile RAM
• DRAM atau Dynamic RAM
o Fast Page Mode DRAM
o EDO RAM atau Extended Data Out DRAM
o XDR DRAM
o SDRAM atau Synchronous DRAM
 DDR SDRAM atau Double Data Rate Synchronous DRAM sekarang (2005) mulai digantikan dengan DDR2
 RDRAM atau Rambus DRAM






HARDDISK

Cakram keras (Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar
Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.
Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.

PROSSESOR

Prosesor (CPU, untuk Central Processing Unit) adalah otak komputer. Hal ini memungkinkan pengolahan data angka, yang berarti informasi yang dimasukkan dalam bentuk biner, dan eksekusi instruksi yang tersimpan dalam memori. Microprocessor pertama (Intel 4004) ditemukan pada tahun 1971. Itu adalah perhitungan 4-bit perangkat dengan kecepatan 108 kHz. Sejak itu, kekuasaan mikroprosesor telah tumbuh secara eksponensial. Jadi apa sebenarnya potongan-potongan kecil silikon yang menjalankan komputer kita?





LAN CARD

Kartu jaringan (Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.

POWER SUPPLY


Power supply adalah alat yang memasok energi listrik ke satu atau lebih beban listrik. Istilah ini paling sering diterapkan ke perangkat yang mengubah satu bentuk energi listrik yang lain, meskipun juga dapat merujuk ke perangkat yang mengkonversi bentuk energi lain (misalnya, mekanik, kimia, solar) menjadi energi listrik. Power supply diatur adalah salah satu yang mengontrol tegangan output atau arus ke nilai tertentu, nilai dikendalikan diadakan hampir konstan meskipun variasi baik dalam arus beban atau tegangan yang diberikan oleh sumber energi listrik itu.

Setiap pasokan listrik harus mendapatkan pasokan energi untuk memuat-nya, juga setiap energi yang mengkonsumsi sambil melakukan tugas itu, dari sumber energi. Tergantung pada desainnya, pasokan listrik dapat memperoleh energi dari:

* Sistem energi listrik transmisi. Contoh umum ini meliputi pasokan listrik yang mengubah tegangan AC baris ke tegangan DC.
* Perangkat penyimpanan energi seperti baterai dan sel bahan bakar.
* Sistem Electromechanical seperti generator dan alternator.
* Tenaga surya.

Power supply bisa diimplementasikan sebagai perangkat, diskrit berdiri sendiri atau sebagai perangkat integral yang didesain untuk beban. Dalam kasus terakhir, misalnya, tegangan rendah DC pasokan listrik biasanya terintegrasi dengan beban mereka di perangkat seperti komputer dan elektronik rumah tangga.

Kendala yang sering mempengaruhi pasokan listrik meliputi:

* Jumlah tegangan dan arus mereka dapat memasok.
* Berapa lama mereka dapat memasok energi tanpa perlu beberapa jenis pengisian bahan bakar atau mengisi ulang (berlaku untuk pasokan listrik yang menggunakan sumber energi portabel).
* Bagaimana tegangan output stabil atau saat berada di bawah kondisi beban yang bervariasi.
* Apakah mereka menyediakan energi terus menerus atau berdenyut.